::: Cak Nun: Jangan Hakimi FPI, Anak-anak Islam Pinggiran yang Tersingkir Itulah yang Kemudian Dibina Habib Rizieq ::: - Pada ulasan terbaru dari blog SUBSAFAN !! kali ini, Akan menginformasikan teman teman pengunjung tentang ::: Cak Nun: Jangan Hakimi FPI, Anak-anak Islam Pinggiran yang Tersingkir Itulah yang Kemudian Dibina Habib Rizieq :::, Dimana Info yang sudah kami sajikan untuk anda dihalaman singkat ini, Diharapkan bisa terpenuhi semua kebutuhan anda pembaca yang sudah kunjung hadir dan tentunya memang sedang membutuhkan. Sebagai pengunjung halaman situs blog ini, anda juga bisa membaca beragam
Artikel FRONT PEMBELA ISLAM NEWS lain lebih banyak dengan cara melihat Isi Peta dari pada situs ini, Namun terlebih dulu silahkan lansung Membaca Artikel terbaru ::: Cak Nun: Jangan Hakimi FPI, Anak-anak Islam Pinggiran yang Tersingkir Itulah yang Kemudian Dibina Habib Rizieq ::: yang sudah kami siapkan dibawah ini, Untuk mengingatkan kembali bahwa ulasan pada postingan ::: Cak Nun: Jangan Hakimi FPI, Anak-anak Islam Pinggiran yang Tersingkir Itulah yang Kemudian Dibina Habib Rizieq ::: sangat disarannkan untuk bisa disebarluaskan ke social medi Anda, Semoga Bermanfaat, lansung lihat lebih jelas infonya dibawah ini.
Kemarin, rombongan FPI diminta mencopot atribut/baju FPI oleh Kapolres Rembang, Jawa Tengah.
Padahal rombongan FPI mendapat undangan resmi acara haul Mbah Zubair, ayahanda KH Maimoen Zubair.
Saat atribut/baju dilepas, salah seorang anggota laskar FPI terlihat punya tato di lengan kirinya.
Foto ini kemudian viral dan banyak yang bully FPI sebagai preman.
Salah satu yang membully malah akun Ketua Umum GP Ansor (Astagfirullah.. Seorang Muslim kok teganya membully saudaranya sendiri sesama muslim).
"Oh... Ini to, yg bajunya dituker baju baru hadiah dr kapolres Rembang pagi tadi.. (fokus lengan kiri yaa..) 😀" kicau yaqut cholil qoumas @Ansor_Satu.
Postingan Ketum GP Ansor ini lalu disaut ahoker-ahoker lain yang tidak hanya membully FPI tapi juga
mencaci Habib Rizieq.
"@Ansor_Satu gni kq teriak2 mw tegakkn syari'at Islam
Otak dah pd miring 11 12 ma Riziq cabul," cuit ahoker akun @Indra39507277.
Perlakuan terhadap FPI ini mengingatkan apa yang pernah disampaikan Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun.
Dalam salah satu acara Cak Nun mengatakan:
"Jangan sesekali menilai orang dengan cara menghakimi orang. Termasuk menilai anak anak FPI. Mereka adalah anak anak yang tersingkir di kota Jakarta. Kalau yang pandai mereka ke PKS. Yang santri ke PKB atau PPP. Tapi anak anak Islam pinggiran itulah yang kemudian dibina oleh Habib Rizieq."
Penegasan ini disampaikan Cak Nun (Emha Ainun Nadjib) saat mengawali acara malam Renungan dan Harapan 2017, Sabtu (31/12/2016) di RSAL Surabaya.
Masya Allah... luar biasa Habib Rizieq membina "anak-anak" pinggiran, berandal, jalanan, preman, mereka dibina untuk mencintai agama ini dan membela agama Islam yang mulia ini.
Dulu ada Umar bin Khathab, preman Makkah yang mau membunuh Nabi, namun kemudian taubat masuk Islam dan akhirnya jadi pejuang Islam yang tangguh.
Sungguh "anak-anak pinggiran" FPI lebih mulia dibanding yang mencercanya. Mereka bukan siapa-siapa tapi mereka berani membela agama.(md).
Sumber :
http://www.portal-islam.id/2017/06/cak-nun-jangan-hakimi-fpi-anak-anak.html
Padahal rombongan FPI mendapat undangan resmi acara haul Mbah Zubair, ayahanda KH Maimoen Zubair.
Saat atribut/baju dilepas, salah seorang anggota laskar FPI terlihat punya tato di lengan kirinya.
Foto ini kemudian viral dan banyak yang bully FPI sebagai preman.
Salah satu yang membully malah akun Ketua Umum GP Ansor (Astagfirullah.. Seorang Muslim kok teganya membully saudaranya sendiri sesama muslim).
"Oh... Ini to, yg bajunya dituker baju baru hadiah dr kapolres Rembang pagi tadi.. (fokus lengan kiri yaa..) 😀" kicau yaqut cholil qoumas @Ansor_Satu.
Postingan Ketum GP Ansor ini lalu disaut ahoker-ahoker lain yang tidak hanya membully FPI tapi juga
mencaci Habib Rizieq.
"@Ansor_Satu gni kq teriak2 mw tegakkn syari'at Islam
Otak dah pd miring 11 12 ma Riziq cabul," cuit ahoker akun @Indra39507277.
Perlakuan terhadap FPI ini mengingatkan apa yang pernah disampaikan Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun.
Dalam salah satu acara Cak Nun mengatakan:
"Jangan sesekali menilai orang dengan cara menghakimi orang. Termasuk menilai anak anak FPI. Mereka adalah anak anak yang tersingkir di kota Jakarta. Kalau yang pandai mereka ke PKS. Yang santri ke PKB atau PPP. Tapi anak anak Islam pinggiran itulah yang kemudian dibina oleh Habib Rizieq."
Penegasan ini disampaikan Cak Nun (Emha Ainun Nadjib) saat mengawali acara malam Renungan dan Harapan 2017, Sabtu (31/12/2016) di RSAL Surabaya.
Masya Allah... luar biasa Habib Rizieq membina "anak-anak" pinggiran, berandal, jalanan, preman, mereka dibina untuk mencintai agama ini dan membela agama Islam yang mulia ini.
Dulu ada Umar bin Khathab, preman Makkah yang mau membunuh Nabi, namun kemudian taubat masuk Islam dan akhirnya jadi pejuang Islam yang tangguh.
Sungguh "anak-anak pinggiran" FPI lebih mulia dibanding yang mencercanya. Mereka bukan siapa-siapa tapi mereka berani membela agama.(md).
Sumber :
http://www.portal-islam.id/2017/06/cak-nun-jangan-hakimi-fpi-anak-anak.html
UNTUK KETUA GP ANSOR..
"APAKAH ANDA LUPA FIRMAN ALLAH SWT.."
APAKAH ANDA LUPA SABDA NABI SAW ?
ORANG KAFIR (AHOK) ANDA BELA..
SAUDARA SENDIRI ANDA CELA !..
ANEH !
Demikianlah Artikel ::: Cak Nun: Jangan Hakimi FPI, Anak-anak Islam Pinggiran yang Tersingkir Itulah yang Kemudian Dibina Habib Rizieq :::, Semoga dengan adanya artikel singkat seperti Informasi postingan ::: Cak Nun: Jangan Hakimi FPI, Anak-anak Islam Pinggiran yang Tersingkir Itulah yang Kemudian Dibina Habib Rizieq ::: ini, Anda benar2 sudah menemukan informasi yang memang sedang dibutuhkan. Jangan lupa untuk menyebarluaskan informasi ::: Cak Nun: Jangan Hakimi FPI, Anak-anak Islam Pinggiran yang Tersingkir Itulah yang Kemudian Dibina Habib Rizieq ::: ini untuk orang orang terdekat anda, Bagikan infonya melalui fasilitas layanan Share Facebook maupun Twitter yang tersedia di situs ini.






