Jelajahi dunia informasi & inspirasi bersama kami Subsafan.com

Kisah Nenek Non Muslim Mengasuh Cucunya Yang Muslim

Kisah Nenek Non Muslim Mengasuh Cucunya Yang Muslim - Pada ulasan terbaru dari blog SUBSAFAN !! kali ini, Akan menginformasikan teman teman pengunjung tentang Kisah Nenek Non Muslim Mengasuh Cucunya Yang Muslim, Dimana Info yang sudah kami sajikan untuk anda dihalaman singkat ini, Diharapkan bisa terpenuhi semua kebutuhan anda pembaca yang sudah kunjung hadir dan tentunya memang sedang membutuhkan. Sebagai pengunjung halaman situs blog ini, anda juga bisa membaca beragam Artikel Kisah Islami lain lebih banyak dengan cara melihat Isi Peta dari pada situs ini, Namun terlebih dulu silahkan lansung Membaca Artikel terbaru Kisah Nenek Non Muslim Mengasuh Cucunya Yang Muslim yang sudah kami siapkan dibawah ini, Untuk mengingatkan kembali bahwa ulasan pada postingan Kisah Nenek Non Muslim Mengasuh Cucunya Yang Muslim sangat disarannkan untuk bisa disebarluaskan ke social medi Anda, Semoga Bermanfaat, lansung lihat lebih jelas infonya dibawah ini.


Namanya Tan Guan Neo. Wanita yang kini berusia 71 tahun ini bukan Muslim. Tapi, dia rela merawat cucu Muslimahnya, Fahira Nabilah Isham, dengan pendidikan Islam.

Nenek yang karib disapa Popo ini merawat Fahira sejak usia 4 bulan. Setelah kedua orangtua Fahira yang juga anak serta menantu Popo sakit-sakitan. Dia merawat cucunya itu dengan pendidikan Islam sampai kini berusia 20 tahun.

“Nabi Muhammad siapa yang jaga? Saudara bapak dia bukan Islam, jadi apa salahnya saya jaga darah daging sendiri,” kata Popo, dikutip Sinar Online.

Popo merawat Fahira sebagi seorang Islam kerana menghormati agama yang dianut cucu dan tiga anaknya yang lain. Dia merawat sang cucu di rumah yang terletak di Taman Merdeka, Batu Berendam, Melaka, Malaysia.

“Disebabkan ibu dan bapak Fahira tidak sehat, saya ambil dan jaga Fahira saat dia umur empat bulan, sementara dua lagi adik lelaki Fahira sekarang berumur 11 dan 18 tahun dijaga oleh besan saya di Jasin.”

Sebelum memutuskan untuk merawat Fahira, Popo bertanya kepada anak sulungnya, Faridah Nurul Ain (51),

tentang apa yang dibolehkan dan tidak dalam Islam. Dia bertanya detail, hingga cara mengepel lantai.

“Ada juga pinggan mangkuk dan cawan yang dibuang dan sejak itu juga saya dan suami sudah tak pelihara anjing,” kata Popo yang kehilangan suami dua tahun

silam.

Popo mengaku telah mengajar Fahira untuk berpuasa sejak berumur 5 tahun. Dia tak ingin cucu kesayangan itu sekadar tahu Islam, tapi ingin Fahira benar-benar mempraktikkan Islam yang baik dan benar.

“Saya sendiri antar dia sekolah agama, antar dia mengaji walaupun hujan, dan saya marahi dia kalau tak sholat saat kecil dulu, sebab saya mau dia kenal agamanya dan hidup dengan beragama,” ujar Popo.

“Saya mau dia sukses, ada pendidikan dan saya bersyukur Fahira sudah khatam tiga kali, bisa sembahyang dan baca Quran selain sekarang ini belajar jurusan Sains Komputer di Universiti Teknologi Mara (UiTM) Jasin,”� tambah dia.

Popo selalu berdoa, apabila dirinya sudah wafat kelak, Fahira sudah mendapatkan suami yang baik. Bisa menjadi pembimbing dan tempat bergantung bagi Fahira. “Karana bapaknya sudah meninggal dunia dan ibunya pula sakit,” katanya.***

dari: http://www.kabarterupdate.com/2016/05/subahanallah-kisah-nenek-yang-non.html




Demikianlah Artikel Kisah Nenek Non Muslim Mengasuh Cucunya Yang Muslim, Semoga dengan adanya artikel singkat seperti Informasi postingan Kisah Nenek Non Muslim Mengasuh Cucunya Yang Muslim ini, Anda benar2 sudah menemukan informasi yang memang sedang dibutuhkan. Jangan lupa untuk menyebarluaskan informasi Kisah Nenek Non Muslim Mengasuh Cucunya Yang Muslim ini untuk orang orang terdekat anda, Bagikan infonya melalui fasilitas layanan Share Facebook maupun Twitter yang tersedia di situs ini.

Back To Top
close