Jalan Menuju Kemuliaan - Pada ulasan terbaru dari blog SUBSAFAN !! kali ini, Akan menginformasikan teman teman pengunjung tentang Jalan Menuju Kemuliaan, Dimana Info yang sudah kami sajikan untuk anda dihalaman singkat ini, Diharapkan bisa terpenuhi semua kebutuhan anda pembaca yang sudah kunjung hadir dan tentunya memang sedang membutuhkan. Sebagai pengunjung halaman situs blog ini, anda juga bisa membaca beragam
Artikel kemuliaan
Artikel kerusakan alam
Artikel menuju kemuliaan
Artikel mulia
Artikel orang yang paling mulia
Artikel taqwa lain lebih banyak dengan cara melihat Isi Peta dari pada situs ini, Namun terlebih dulu silahkan lansung Membaca Artikel terbaru Jalan Menuju Kemuliaan yang sudah kami siapkan dibawah ini, Untuk mengingatkan kembali bahwa ulasan pada postingan Jalan Menuju Kemuliaan sangat disarannkan untuk bisa disebarluaskan ke social medi Anda, Semoga Bermanfaat, lansung lihat lebih jelas infonya dibawah ini.
Setiap orang pasti menginginkan kehidupan yang mulia, hanya orang gila yang tidak menginginkan predikat tersebut. Cuma, pemahaman tentang kemuliaan tiap-tiap orang tidak sama. Ada yang menganggap kemuliaan hidup itu dengan berlimpahnya harta, diraihnya kekuasaan, diraihnya pangkat yang tinggi, dan istri cantik atau suami tampan yang membanggakan! Untuk meraih semua itu, tidak jarang mereka menghalalkan segala cara tanpa memperdulikan penderitaan orang lain yang menjadi korban.
Benarkah semua itu kemuliaan? Boleh jadi mayoritas manusia berpendapat seperti itu. Tetapi Allah tidak mengehendaki yang demikian, orang yang paling mulia di sisi Allah bukan orang yang berduit banyak, mempunyai kekuasaan yang besar, atau memiliki wajah yang cantik/tampan, tetapi mereka tidak mau memnafaat kelebihan mereka untuk taat kepada-Nya! Tetapi yang paling mulia di sisi Allah adalah orang yang paling takwa.
13. Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (Al-Hujuraat)
Inilah kunci kemuliaan seseorang. Yaitu takwa. Dia merupakan sumber perbendaharaan kebaikan yang dapat memotivasi jiwa menuju naungan ridha Allah.
Kata takwa berasal dari kata waqa, yaqi, yang bermakna menghindari, menjauhi, berhati-hati, khawatir, berjaga-jaga. Apa yang harus dihindari dan dijauhi? Semua bentuk larangan yang dapat menjerumuskan kita ke dalam lembah neraka untuk jangka panjang dan kesulitan hidup dalam jangka pendek di dunia ini. Ketika semua larangan sudah dihindari, kita hanya memiliki satu pilihan lagi yaitu, mengerjakan perintah Allah dan Rasul-Nya. Oleh karena itu, jumhur ulama mendefinisikan takwa adalah kemampuan untuk melaksanakan perintah dan menjauhi larangan Allah swt.
Jika manusia bertakwa, maka Allah akan membukakan pintu keberkahan dari langit dan bumi seperti firman Allah dalam surat Al-A’raf ayat 96 :
96. Jikalau Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, Maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.
Allah swt. menerangkan dalam ayat ini, bahwa seandainya umat manusia beriman kepada agama yang dibawa oleh Rasul-Nya. dan seandainya mereka bertakwa kepada Allah sehingga mereka menjauhkan diri dari segala yang dilarangnya, seperti kemusyrikan dan berbuat kerusakan di bumi, niscaya Allah akan melimpahkan kepada mereka kebaikan dan keberkatan yang banyak, baik yang datang dari langit maupun yang datang dari bumi.
Nikmat yang datang dari langit, misalnya ialah hujan yang menyirami dan menyuburkan bumi, sehingga tumbuhlah tanam-tanaman dan berkembang-biaklah binatang ternak yang kesemuanya sangat diperlukan oleh manusia. Di samping itu mereka akan memperoleh ilmu pengetahuan yang banyak, serta kemampuan untuk memahami sunatullah yang berlaku di alam ini, sehingga mereka mampu menghubungkan antara sebab dan akibat dan dengan demikian mereka akan dapat membina kehidupan yang baik, serta menghindarkan malapetaka yang biasa menimpa umat yang ingkar kepada Allah dan tidak mensyukuri nikmat dan karunia-Nya.
Akan tetapi apabila umat manusia tidak beriman dan bertakwa, bahkan sebaliknya mereka mendustakan Rasul dan membelakangi yang dibawanya, maka kejahatan yang mereka lakukan akan mendatangkan azab, baik oleh alam maupun manusia. Salah satu bentuk adzab yang diakibat manusia misalnya menjamurnya korupsi yang menghisap darah rakyat, kejahatan yang merajalela, saling sikat dan sikut didalam kehidupan, dan kerusakan alam akibat ulah manusia.
Orang yang mendapatkan kemenangan yang sesungguhnya adalah orang yang bertakwa, yang berpandangan dan bersikap hidup dengan kitab suci yang diwahyukan-Nya, mengimani pada yang ghaib, meyakini dan mengikuti sunnah rasul, mau mengeluarkan sebagian rezeki yang diberikan Allah kepadanya. Itulah jalan yang lurus! Seperti jalan yang kita pintakan setiap kita melaksankan shalat. Ihdinasyiratill mustaqim! Ya Allah, tunjukilah kami jalan yang lurus. Yaitu jalannya orang yang telah Engkau beri nikmat (sunnah para rasul), bukan jalannya orang-orang yang engkau murkai, dan bukan pula jalannya orang-orang yang sesat.
Demikianlah Artikel Jalan Menuju Kemuliaan, Semoga dengan adanya artikel singkat seperti Informasi postingan Jalan Menuju Kemuliaan ini, Anda benar2 sudah menemukan informasi yang memang sedang dibutuhkan. Jangan lupa untuk menyebarluaskan informasi Jalan Menuju Kemuliaan ini untuk orang orang terdekat anda, Bagikan infonya melalui fasilitas layanan Share Facebook maupun Twitter yang tersedia di situs ini.


