Jelajahi dunia informasi & inspirasi bersama kami Subsafan.com

Sejarah Sultan Demak dan Bendara Pusaka Dari Penutup Ka'bah

Sejarah Sultan Demak dan Bendara Pusaka Dari Penutup Ka'bah - Pada ulasan terbaru dari blog SUBSAFAN !! kali ini, Akan menginformasikan teman teman pengunjung tentang Sejarah Sultan Demak dan Bendara Pusaka Dari Penutup Ka'bah, Dimana Info yang sudah kami sajikan untuk anda dihalaman singkat ini, Diharapkan bisa terpenuhi semua kebutuhan anda pembaca yang sudah kunjung hadir dan tentunya memang sedang membutuhkan. Sebagai pengunjung halaman situs blog ini, anda juga bisa membaca beragam Artikel peninggalan sejarah islam lain lebih banyak dengan cara melihat Isi Peta dari pada situs ini, Namun terlebih dulu silahkan lansung Membaca Artikel terbaru Sejarah Sultan Demak dan Bendara Pusaka Dari Penutup Ka'bah yang sudah kami siapkan dibawah ini, Untuk mengingatkan kembali bahwa ulasan pada postingan Sejarah Sultan Demak dan Bendara Pusaka Dari Penutup Ka'bah sangat disarannkan untuk bisa disebarluaskan ke social medi Anda, Semoga Bermanfaat, lansung lihat lebih jelas infonya dibawah ini.


Sejarah Sultan Demak dan Bendara Pusaka Dari Penutup Ka'bah
Raden Patah (foto:kaskus.co.id)
Zaman dahulu umat muslim Indonesia juga berpengaruh di dunia. Contohnya Raden Patah yang merupakan Sultan Demak Bintara pada tahun 1479 menerima gelar Khalifatullah ing Tanah Jawa. Gelar tersebut didapat dari Khalifa Turki Ottoman.


Dilansir Dream.co.id, pengukuhan gelar Khalifatullah ing Tanah Jawa itu dilakukan dengan penyerahan bendera 'Laa Ilaha Illallah' yang berwarna ungu dan terbuat dari kain kiswah Kabah,” papar Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, sebagaimana dikutip dari laman Dewan Masjid Indonesia.

Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan hal tersebut dalam acara pembukaan Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VI di Pagelaran Keraton pada Senin 9 Februari yang lalu. Selain bendera, Raden Patah juga menerima bendera hijau dengan tulisan “Muhammadurrasulullah” dari Khalifah Turki Ottoman.

Hingga kini duplikat benda-benda bersejarah itu masih tersimpan rapi. Lebih lanjut sultan Yogyakarta mengatakan bahwa “Bahkan hingga sekarang, duplikat bendera ungu dan hijau dari kain kiswah Kabah, pemberian Sultan Turki Ottoman itu masih tersimpan rapi sebagai pusaka di Keraton Yogyakarta”.


Dari benda-benda bersejarah itulah dapat disimpulkan bahwa dahulu kala kerajaan islam di Indonesia memiliki ikatan kuat dengan kerajaan Islam dunia.



Demikianlah Artikel Sejarah Sultan Demak dan Bendara Pusaka Dari Penutup Ka'bah, Semoga dengan adanya artikel singkat seperti Informasi postingan Sejarah Sultan Demak dan Bendara Pusaka Dari Penutup Ka'bah ini, Anda benar2 sudah menemukan informasi yang memang sedang dibutuhkan. Jangan lupa untuk menyebarluaskan informasi Sejarah Sultan Demak dan Bendara Pusaka Dari Penutup Ka'bah ini untuk orang orang terdekat anda, Bagikan infonya melalui fasilitas layanan Share Facebook maupun Twitter yang tersedia di situs ini.

Back To Top
close