Jelajahi dunia informasi & inspirasi bersama kami Subsafan.com

Memilih Calon Presiden Indonesia 2014

Memilih Calon Presiden Indonesia 2014 - Pada ulasan terbaru dari blog SUBSAFAN !! kali ini, Akan menginformasikan teman teman pengunjung tentang Memilih Calon Presiden Indonesia 2014, Dimana Info yang sudah kami sajikan untuk anda dihalaman singkat ini, Diharapkan bisa terpenuhi semua kebutuhan anda pembaca yang sudah kunjung hadir dan tentunya memang sedang membutuhkan. Sebagai pengunjung halaman situs blog ini, anda juga bisa membaca beragam Artikel calon presiden Artikel calon presiden Indonesia Artikel pemilihan presiden Artikel pemilihan presiden indonesia 2014 Artikel pilpres Artikel pilpres 2014 lain lebih banyak dengan cara melihat Isi Peta dari pada situs ini, Namun terlebih dulu silahkan lansung Membaca Artikel terbaru Memilih Calon Presiden Indonesia 2014 yang sudah kami siapkan dibawah ini, Untuk mengingatkan kembali bahwa ulasan pada postingan Memilih Calon Presiden Indonesia 2014 sangat disarannkan untuk bisa disebarluaskan ke social medi Anda, Semoga Bermanfaat, lansung lihat lebih jelas infonya dibawah ini.



Hari gini, kalau belum ngongin PILPRES rasanya kurang afdol. Meskipun bukan pakar politik, rasanya tidak ada masalah kita ngomongin PILPRES, sebab sering juga yang mengaku atau memang pakar itu salah dalam melakukan analisa. Lagi pula saat ini tema tersebut sudah merambah ke dalam obrolan-obrolan warung kopi. Siapa yang akan jadi presiden nanti? Siapa yang pantas memimpin bangsa ini? Dan siapa yang mampu mengatasi keterpurukan bangsa ini, sehingga benar-benar menjadi bangsa besar dan bermartabat?


Tentu saja perbedaan pendapatpun terjadi. Acapkali kampanye hitampun terjadi, ternyata kampanye hitam itu tidak hanya monopoli kalangan elit, tetapi kalangan akar rumputpun kadang-kadang tidak dapat menghindari kampanye hitam. Tentu saja temanya menjiplak dari kampanye hitam di kalangan elite yang tersebar di massmedia.

Kali ini kita tidak akan membahas masalah kampanye hitam. Dan kali ini kitapun tidak akan mengelaborasi isu-isu yang berkembang. Apalagi menghujat dan memfitnah orang-orang yang berpandangan politik bersebarangan dengan kita. Apa untungnya menfitnah. Ingat, fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan. Biarlah kompetisi ini berjalan dengan mulus!

Pada kesempatan kali ini, setelah beberapa saat tidak mengupdate blog ini, kami mengajak saudara-saudara yang mencintai bangsa ini, dan saudara-saudara yang ingin memilih pada PILPRES nanti untuk menggunakan mata batin kita dalam memilih calon presiden nanti. Salah satu caranya adalah dengan berdoa, memohon pada Yang Maha Kuasa agar diberi petunjuk dalam melakukan pilihan. Tidak ada salahnya pemerintah menganjurkan rakyatnya untuk melakukan pendekatan batin dalam memilih sesuatu yang sangat penting, yang akan sangat berpengaruh terhadap bangsa yang kita cintai ini.

Kadang-kadang untuk masalah biasa yang bersifat pribadi, misalnya menjelang EBTANAS, para wali, guru,  dan murid sibuk melakukan doa bersama agar nilai EBTANASnya memuaskan dan dapat diterima di sekolah favorite, kenapa untuk PILPRES kita tidak melakukan itu? Padahal, kita tahu, PILPRES akan sangat menentukan kemajuan bangsa ini. Apabila kita menggapinya dengan cuek tanpa melakukan ikhtiar batin, maka jangan salahkan jika yang terpilih nanti tidak sesuai dengan yang kita inginkan.

Ihtiar lahir telah dilakukan dengan maksimal. Misalnya yang dilakkan para calon sendiri. Tenaga, pikiran, dan duit telah mereka keluarkan. Sekarang tiba saatnya untuk melakukan ikhtiar batin. Tidak ada salahnya pemerintah memerintahkan kepada rakyatnya untuk bersama-sama melakukan ikhtiar batin! Menurut agama dan kepercayaan masing-masing! Hentikan fitnah memfitnah, hujat menghujat dan kampanya hitam yang hanya akan merugikan diri kita sendiri. Sudah saatnya kita bersikap dewasa dan menyerahkan kepada rakyat siapa yang akan diberi amanah untuk mempimpin negeri ini. Kampanya tidak dilarang selama hal itu positif dan memberi pendidikan politik bagi rakyat.

Jika perlu, sebelum diadakan PILPRES nanti dilakukan tobat nasional. Tobat itu tidak hanya memohon ampun atas kesalahan kita kepada Tuhan dengan hanya dilisankan. Lebih tepatnya, tobat itu memohon ampun dan mau kembali ke jalan kehidupan yang diridloi oleh Tuan. Hal ini saya kira tidak terlalu berlebihan, karena kalau kita tengok PANCASILA pada sila pertama yang berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa”  itu berarti bahwa suara kita harus dijiwai dengan suara Tuhan. Suara Tuhan harus menjiwai bangsa ini. Lawannya adalah kesetanan, dimana suara setanlah yang menjiwai. Suara setanlah yang ditaati!

Tetapi, bagimanapun juga, semua itu terpulang pada diri kita sendiri. Apakah kita memilih Suara Tuhan atau suara setan, itu terserah pada diri kita sendiri. Hanya saja, konsekuensinya tergantang pada pilihan kita. Jika kita memilih suara setan, maka kehancuranlah yang akan kita dapatkan. Sebaliknya, jika memilih suara Tuhan, Insya Allah, tujuan terbentuknya negara ini, yang telah dituangkan dalam pembukaan UUD 45 akan terwujud. Amiin!










Demikianlah Artikel Memilih Calon Presiden Indonesia 2014, Semoga dengan adanya artikel singkat seperti Informasi postingan Memilih Calon Presiden Indonesia 2014 ini, Anda benar2 sudah menemukan informasi yang memang sedang dibutuhkan. Jangan lupa untuk menyebarluaskan informasi Memilih Calon Presiden Indonesia 2014 ini untuk orang orang terdekat anda, Bagikan infonya melalui fasilitas layanan Share Facebook maupun Twitter yang tersedia di situs ini.

Back To Top
close