Jelajahi dunia informasi & inspirasi bersama kami Subsafan.com

Allahummaghfir Lahu dan Allahummaghfir Laha

Allahummaghfir Lahu dan Allahummaghfir Laha - Pada ulasan terbaru dari blog SUBSAFAN !! kali ini, Akan menginformasikan teman teman pengunjung tentang Allahummaghfir Lahu dan Allahummaghfir Laha, Dimana Info yang sudah kami sajikan untuk anda dihalaman singkat ini, Diharapkan bisa terpenuhi semua kebutuhan anda pembaca yang sudah kunjung hadir dan tentunya memang sedang membutuhkan. Sebagai pengunjung halaman situs blog ini, anda juga bisa membaca beragam Artikel Tanya Jawab lain lebih banyak dengan cara melihat Isi Peta dari pada situs ini, Namun terlebih dulu silahkan lansung Membaca Artikel terbaru Allahummaghfir Lahu dan Allahummaghfir Laha yang sudah kami siapkan dibawah ini, Untuk mengingatkan kembali bahwa ulasan pada postingan Allahummaghfir Lahu dan Allahummaghfir Laha sangat disarannkan untuk bisa disebarluaskan ke social medi Anda, Semoga Bermanfaat, lansung lihat lebih jelas infonya dibawah ini.



(قوله: ويؤنث الضمائر في الانثى) كأن يقول: اللهم اغفر لها وارحمها إلخ، اللهم اجعلها فرطا لابويها. إلخ. (اعانة الطالبين: جـ 2، صـ 146.
(kalimat: dimu’annatskan [dalam bentuk kalimat feminin] jika mayat itu perempuan). Misalnya dengan mengucapkan: Allahummaghfir laha warhamha dan seterusnya. Allahummaj’alha farathan li abawaiha dan seterusnya.
(I’anatu ath-Thalibin: 2/146).

فإن قيل: الحديث ورد بالتذكير فكيف نؤنث الضمير إذا كان الميت أنثى؟
فالجواب: أن هذا الحديث ورد في الدعاء لميت ذكر، ولو أن الرسول صلى الله عليه وسلم قال: "إذا صليتم على الميت فقولوا: اللهم اغفر له... إلخ" لتوجه عدم التأنيث، فنأخذ بالنص ونؤوله على ما يناسب الحال.
وإن كان المقدم اثنين تقول: اللهم اغفر لهما...
وإن كانوا جماعة تقول: اللهم اغفر لهم.
وإن كن جماعة إناث تقول: اللهم اغفر لهن.
وإن كانوا من الذكور والإناث، فيغلب جانب الذكورية، فتقول: اللهم اغفر لهم، فالضمير يكون على حسب من يدعى له.
ونظير هذا من بعض الوجوه حديث ابن مسعود - - في دعاء الغمّ: "اللهم إني عبدك ابن عبدك ابن أمتك
والمرأة تقول: "اللهم إني أمتك بنت عبدك بنت أمتك....". ( كتب ورسائل عثيمين، قسم الفقه)
Jika dikatakan bahwa: dalam hadits disebutkan dalam bentuk mudzakkar (kalimat untuk laki-laki), mengapa dimu’annatskan (dalam bentuk perempuan) ketika mayat tersebut perempuan?
Jawabannya:
Hadits ini bercerita tentang doa untuk mayat laki-laki.  Rasulullah Saw berkata: “Apabila kamu melaksanakan shalat mayat, maka ucapkanlah:
Allahummaghfir lahu...dst. Karena ditujukan pada mayat yang tidak perempuan.
Kita mengambil teks (nash), dan kita mentakwilkannya sesuai kondisi.
Jika mayat itu dua: allahummaghfir lahuma.
Jika banyak: allahummaghfir lahum.
Jika banyak perempuan: allahummaghfir lahunna.
Jika banyak laki-laki dan perempuan, maka digunakan mudzakkar, anda ucapkan: allahummaghfir lahum.
Kata ganti (dhamir) sesuai dengan mayat yang didoakan.
Perbandingan masalah ini seperti hadits Ibnu Mas’ud tentang doa mengusir kesusahan:
Allahumma inni ‘abduka ibnu ‘abdika ibnu amatika.
Perempuan mengucapkan:
Allahumma inni amatuka binti ‘abdika binti amatika.
(Kutub wa Rasa’il ‘Utsaimin: Qism al-Fiqh).

وإذا كان رجل وامرأة دعا لهما بصيغة التثنية فيقول: اللهم اغفر لهما، وكذلك إذا كانا رجلين يقول: اللهم اغفر لهما، وكذلك إذا كانا انثيين يقول: اللهم اغفر لهما، أما إذا كانوا جماعة نساء يقول: اللهم اغفر لهن، جماعة ذكور يقول: اللهم اغفر لهم، ذكور وإناث يقول: اللهم اغفر لهم، فيفصل ضمير الذكور على ضمير الإناث. (لقاءات الباب المفتوح).
Jika laki-laki dan perempuan, didoakan dalam bentuk kalimat mutsanna: allahummaghfir lahuma. Demikian juga jika dua orang laki-laki, diucapkan: allahummaghfir lahuma. Demikian juga jika dua orang, diucapkan: allahummaghfir lahuma.
Adapun jika beberapa orang perempuan, maka diucapkan:
Allahummaghfir lahunna.
Beberapa orang laki-laki, diucapkan:
Allahummaghfir lahum.
Beberapa orang laki-laki dan perempuan:
Allahummaghfir lahum.
Dibedakan antara kata ganti untuk laki-laki dan untuk perempuan.
(Liqa’at al-Bab al-Maftuh).

وإذا كان الميت امرأة يقال : " اللهم اغفر لها . . إلخ " وإذا كانت الجنائز اثنتين يقال : " اللهم اغفر لهما " وبالجمع إن كانت أكثر .
(مجموع فتاوى ومقالات ابن باز).
Jika mayat perempuan, maka diucapkan: Allahummaghfir laha dst. Jika dua mayat, maka diucapkan: allahummaghfir lahuma. Dalam bentuk jamak jika lebih banyak dari itu.
(Majmu’ Fatawa wa Maqalat Ibn Baz).

يدعى للأموات جميعا ذكورا كانوا أم إناثا ، أو ذكورا وإناثا بقوله: اللهم اغفر لهم وارحمهم... إلى آخره ، وإن كانوا اثنين: اللهم اغفر لهما وارحمهما... إلى آخر الدعاء. (مجموع فتاوى ومقالات ابن باز).
Semua mayat-mayat didoakan, apakah laki-laki saja atau perempuan saja atau laki-laki dan perempuan dengan ucapan: allahummaghfir lahum warhamhum ... dst.
Jika dua mayat: allahummaghfir lahuma warhamhuma ... hingga akhir doa.
(Majmu’ Fatawa wa Maqalat Bin Baz).






Demikianlah Artikel Allahummaghfir Lahu dan Allahummaghfir Laha, Semoga dengan adanya artikel singkat seperti Informasi postingan Allahummaghfir Lahu dan Allahummaghfir Laha ini, Anda benar2 sudah menemukan informasi yang memang sedang dibutuhkan. Jangan lupa untuk menyebarluaskan informasi Allahummaghfir Lahu dan Allahummaghfir Laha ini untuk orang orang terdekat anda, Bagikan infonya melalui fasilitas layanan Share Facebook maupun Twitter yang tersedia di situs ini.

Back To Top
close