AIR MILIK KITA - Pada ulasan terbaru dari blog SUBSAFAN !! kali ini, Akan menginformasikan teman teman pengunjung tentang AIR MILIK KITA, Dimana Info yang sudah kami sajikan untuk anda dihalaman singkat ini, Diharapkan bisa terpenuhi semua kebutuhan anda pembaca yang sudah kunjung hadir dan tentunya memang sedang membutuhkan. Sebagai pengunjung halaman situs blog ini, anda juga bisa membaca beragam
Artikel ekonomi
Artikel kapitalisme
Artikel khilafah
Artikel masalah umat
Artikel PAS lain lebih banyak dengan cara melihat Isi Peta dari pada situs ini, Namun terlebih dulu silahkan lansung Membaca Artikel terbaru AIR MILIK KITA yang sudah kami siapkan dibawah ini, Untuk mengingatkan kembali bahwa ulasan pada postingan AIR MILIK KITA sangat disarannkan untuk bisa disebarluaskan ke social medi Anda, Semoga Bermanfaat, lansung lihat lebih jelas infonya dibawah ini.
Kali ini saya menulis dari Aloq Staq. Pekena ikan bakaq dah, nasi kandaq pun dah. Ntah kenapa automatik lidah saya dah telo Kedah, tapi macam orang Siam nooo. Tiba-tiba terlintas di kepala isu kenaikan tarif air di Kedah sebanyak 27%. Saya bukan penyokong kerajaan yang akan bersikap oportunis dengan mana-mana tindakan kurang popular parti lawan, juga bukan penyokong PR yang berbasa-basi sesama sendiri demi cita-cita Putrajaya. Pendirian kita sebagai orang Islam adalah hukum Islam. Bagi hal ini adalah hukum pengelolaan air dalam Islam.
Dalam aspek kepemilikan, air dikategori sebagai pemilikan umum (milkiah ammah). Dalam istilah fiqah, apa-apa bahan yangh bersifat ma'ul idd (air yang mengalir), dikategorikan sebagai kepemilikan umum. Bermakna setiap umat manusia boleh menggunakan air secara bersama-sama dan tidak boleh menghalang orang lain dari memperoleh air. Baik air yang bersumber dari hujan, sungai, tasik, mata air dan laut. Dalam konteks hari ini, bekalan air yang disalurkan ke rumah adalah bekalan air yang terawat. Secara hukum syara', pemerintah adalah pihak yang bertanggungjawab mengelolakan penyaluran air ini tanpa menghilang sifat kepemilikan bersama air. Menyerahkan konsesi air kepada mana pihak atau syarikat seperti Syarikat Air Johor, SYABAS atau SADA adalah satu bentuk penyerahan hak milik umum yang melampau batas syara'.
Saya dapati setiap kali isu kenaikan tarif air atau pun harga minyak, yang digembar gemburkan adalah tentang kenaikan harga tersebut. Walhal sebagai seorang yang beriman kepada Allah dan Rasul, sewajibnya kita melihat hukum air (dan bahan hasil bumi lain) melalui aspek sebegini iaitu wajib dikelolakan sebagai milkiah ammah. Penyerahan konsesi kepada mana-mana syarikat persedirian atau GLC mahupun SLC adalah perompakan terhadap pemilikan yang telah diberikan Allah kepada ummat manusia.
Jadi sekali lagi saya tegaskan, isunya di sini bukan soal kenaikan harga semata. Tetapi apakah Kedah sebagai negeri yang diperintah oleh parti Islam telah mengelolakan air dah sumber alam lain sebagai milkiah amah sebagai mana Islam? Atau sekadar meneruskan sistem yang ditinggalkan pemerintah terdahulu. Melihat dengan neraca Islam.
Demikianlah Artikel AIR MILIK KITA, Semoga dengan adanya artikel singkat seperti Informasi postingan AIR MILIK KITA ini, Anda benar2 sudah menemukan informasi yang memang sedang dibutuhkan. Jangan lupa untuk menyebarluaskan informasi AIR MILIK KITA ini untuk orang orang terdekat anda, Bagikan infonya melalui fasilitas layanan Share Facebook maupun Twitter yang tersedia di situs ini.
